1. Prosedur Percobaan [Kembali]
- Kalibrasi ohmmeter untuk memastikan simpangan jarum penunjukannya sudah sesuai sebagaimana mestinya.
- Perhatikan penanda pada salah satu ujung diode. (jika diode tidak bertanda , buatlah tanda sendiri misalnya dengan sobekkan kertas kecil atau penanda lainnya).
- Ukurlah resistansi diode dengan ohmmeter (lihat Gambar 3.5a), dan catat hasilnya pada Jurnal praktikum.
- Ukurlah resistansi diode dengan ohmmeter (lihat Gambar 3.5b), dan catat hasilnya pada Jurnal praktikum
Gambar 3.5 Koneksi diode dan ohmmeter yang menunjukkan
(a) resistansi diode rendah (b) resistansi diode tinggi
3. Rangkaian Simulasi [kembali]
4. Video Pratikum [kembali]
5. Jurnal Pratikum [kembali]
6. Analisa [kembali]
1. Tentukan bagian dari anoda dan anoda dioda dan jelaskan !
dioda terdiri dari bagian katoda (negatif) dan anoda (positif). Ditengah-tengah anoda dan katoda terdapat celah yang sangat sempit (depletion layer).
Bagian Katoda dioda berisi elektron, sehingga saat kaki katoda dihubungkan ke kutub negatif sumber tegangan, maka di bagian katoda dioda akan terjadi tolak-menolak muatan negatif. Dan disaat yang sama saat bagian anoda (berisi proton) dioda dihubungkan ke kutub positif sumber tegangan, maka di anoda terjadi tolak-menolak muatan positif. Sehingga terjadilah penyempitan bagian depletion layer, hingga sangat sempit, dan terjadinya loncatan muatan untuk mecari kestabilan muatan. Pada saat itu dioda menjadi forward bias, karena bisa mengalirkan muatan listrik.
Sebaliknya, saat bagian katoda dioda dihubungkan ke kutub positif sumber tegangan, maka antara muatan positif dan negatif terjadi tarik-menarik muatan, dan pada saat yang sama bagian anoda dihubungkan ke kutub negatif sumber tegangan, dan juga terjadi tarik-menarik muatan. Akibat peristiwa tarik-menarik muatan di anoda dan katoda, maka celah diantara katoda dan anoda semakin besar. Sehingga dioda menjadi Reverse bias dan tidak bisa mengalirkan muatan.
Jadi, Ketika kabel positif ohmmeter dihubungkan ke kaki dioda yang ada penanda didapatkan nilai resistansi dioda, namun ketika kabel negatif ohmmeter dihubungkan ke kaki dioda yang ada penanda didapatkan nilai resistansi overload (hambatan sangat besar). oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa kaki dioda yang ada penanda merupakan kaki katoda (negatif)
kesimpulannya :
kaki yang ada penanda : Katoda
kaki tidak ada penanda : Anoda
7. Link Download [kembali]
Video Pratikum [download]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar